Manfaat Dan Bahaya Daging Kodok Bagi Kesehatan

Kodok adalah hewan amfibi yang sering kita jumpai di sekitar kolam-kolam rumah kita. Biasanya kodok sering muncul pada musim penghujan. Banyak orang yang merasa jijik sampai takut melihat kodok. Namun lain halnya dengan anak-anak, mereka biasanya menggemari kodok karena mempunyai bentuk yang lucu dan menggemaskan, kerap melompat-lompat dan tidak menggigit. Tubuhnya yang pendek, gempal, berpunggung agak bungkuk, kulitnya yang halus dan lembab, serta kaki belakang yang panjang membuat beberapa orang suka merasa gemas terhadapnya.

Kandungan Dalam Daging Kodok

Hewan ini sendiri mempunyai beberapa kelebihan yang banyak digunakan dalam berbagai kepentingan. Di rumah-rumah makan Tionghoa, kodok sudah cukup lama populer sebagai salah satu hidangan menu makanan yang lezat. Masakan itu dikenal dengan nama swie kee (swie: air, kee: ayam) karena paha kodok mengingatkan penikmatnya akan paha ayam. Adapun informasi rinci dari sumber informasi gizi yang diteliti Food Weight per 100 gram daging hewan kodok adalah sebagai berikut:

  • Jumlah Kandungan Energi Kodok = 75 kkal
  • Jumlah Kandungan Protein Kodok = 17,4 gr
  • Jumlah Kandungan Lemak Kodok = 0,2 gr
  • Jumlah Kandungan Karbohidrat Kodok = 0 gr
  • Jumlah Kandungan Kalsium Kodok = 17 mg
  • Jumlah Kandungan Fosfor Kodok = 148 mg
  • Jumlah Kandungan Zat Besi Kodok = 2 mg
  • Jumlah Kandungan Vitamin A Kodok = 0 IU
  • Jumlah Kandungan Vitamin B1 Kodok = 0,15 mg
  • Jumlah Kandungan Vitamin C Kodok = 0 mg

Selain bisa digunakan untuk kepentingan pangan, beberapa manfaat daging kodok sangat berpengaruh terhadap kesehatan. Beberapa manfaat tersebut :

1. Sumber Protein Hewani

Daging kodok bagus untuk kesehatan karena daging kodok merupakan sumber protein hewani yang cukup tinggi kandungan gizinya. Bahkan daging kodok juga dipercaya bisa mengobati berbagai penyakit, seperti yang juga ada pada manfaat daging ular.

2. Mengobati Impotensi Pada Pria

Daging kodok yang dihidangkan dalam bentuk jus, ternyata benar-benar mempunyai khasiat untuk mengobati impotensi pada pria. Di Peru, jus ini disebut viagra karena sangat cocok untuk para pengidap lemah syahwat. Bahkan masyarakat Peru percaya bahwa jus kodok bisa memperbaiki stamina tubuh yang loyo.

3. Mengatasi Kerusakan Jantung

Ternyata daging kodok juga bermanfaat untuk mengobati luka yang ditimbulkan oleh kerusakan penyakit jantung. Untuk itu, daging kodok yang ingin dikonsumsi bisa diolah menjadi potong-potongan kecil dan dicampur dengan irisan tipis-tipis petai, bawang putih, dan merica yang digiling lembut. Bahan-bahan tersebut di campur dan direbus dalam air, kemudian ditambahkan garam . Yang paling penting dalam merebusnya, tidak boleh lebih dari 20 menit karena sari daging kodok i inbisa hilang.

Baca juga:  Manfaat Daging Babi Dan Bahayanya Bagi Kesehatan

4. Mencegah Asma

Selain dapat mengobati impotensi, ternyata jus kodok yang berasal dari daging kodok ini juga dapat mencegah penyakit lain seperti asma. Jus kodok yang terkenal di Peru ini, biasanya dikenal banyak orang dengan nama extracto de rana dan sangat laris di pasar lokal kota Lima.

5. Sebagai Antibiotik

Banyak dari para ilmuwan memberitahukan bahwa, kulit yang menempel pada daging kodok mengandung banyak zat yang berfungsi untuk membasmi bakteri-bakteri atau jamur penyebab penyakit. Termasuk tim peneliti dari United Arab Emirates University, melakukan penelitian untuk memodifikasi zat yang terkandung dalam kulit yang menempel pada daging kodok agar bisa digunakan untuk manusia sebagai antibiotik.

6. Menyembuhkan Cidera dengan Cepat

Peneliti dari tim Prof Chris Shaw juga menemukan bahwa daging kodok fire-bellied yang memproduksi protein bisa membantu seseorang jika ingin sembuh dari luka cidera dalam waktu yang lebih cepat. Penelitian ini juga berpotensi mengobati luka pasien dalam berbagai penyakit.

7. Mencegah Bronkitis

Selain dapat mencegah asma dan impotensi, jus kodok yang berasal dari daging kodok ini juga bisa mencegah terjadinya penyakit seperti bronkitis. Jus kodok ini banyak dikenal di Peru dikenal dengan nama extracto de rana dan banyak dicari di pasar lokal kota Lima.

8. Mengatasi Kerusakan Stroke

Prof Shaw mengungkapkan bahwa daging kodok mempunyai potensi untuk mengobati berbagai macam penyakit dan kondisi lainnya yang memerlukan perbaikan pembuluh darah dengan cepat, seperti penyembuhan atas kerusakan akibat stroke.

9. Baik Untuk Penderita Diabetes

Sama halnya pada penderita penyakit jantung, penderita diabetes pun bisa mengkonsumdi daging kodok untuk menyembuhkan penyakitnya. karena, ada penelitian pula yang menyatakan bahwa daging kodok bisa menyembuhkan luka yang dialami oleh penderita diabetes.

10. Mengatasi Kanker

Prof Chris Shaw yang berasal dari Inggris berhasil mengidentifikasi 2 protein yang ditemukan didalam daging kodok, mampu untuk mengatasi penyakit kanker.2 protein kodok waxy monkey ini dapat mencegah pertumbuhan pembuluh darah dan membunuh tumor kanker. Disamping itu, ada pula seorang dokter dari pengobatan herbal di Jakarta menggunakan lendir yang dihasilkan daging kodok sebagai material pengobatan alternatif untuk penyakit kanker. Dengan media infus, pengobatan ini juga bersifat kemoterapi yang tidak terasa panas seperti kemoterapi pada umumnya

Baca juga:  1001 Ancaman Bahaya Di Balik Kelezatan Daging Ayam

Bahaya Daging Kodok bagi Kesehatan

1. Mengandung Racun

Banyak sekali jenis kodok di indonesia ini, sebanyak 150 jenis kodok. Namun dari semuahnya, hanya ada 10 jenis kodok yang diakui tidak memilikikandung racun. Racun tersebut ada sebab berasal dari bahan kimia yang jahat, yang fungsinya membunuh hama, yakni biomagnifield. Kodok yang berekosistem disana secara tidak sengaja racun dapat terakumulasi dalam tubuh kodok. Jika kodok tersebut masuk ke tubuh manusia, maka akan dapat menimbulkan berbagai gejala dan macam penyakit.Sedangkan jenis kodok yang tidak memiliki racun adalah Rana hinascaris, Rana Ingeri, Rana Glandilosa, Rana Magna, Hyhrun Arfiki, Rana Modesta, Hyhrun Pagun, Rana Canarivon, sertab Rana catesbiana.

2. Banyak Cacing Dalam Tubuh Kodok

Tentu kita menghindari makanan yang banyak memiliki kandungan cacing. karena hewan tersebut jika kita konsumsi dan masuk ke sistem pencernaan, akan sangat mengganggu metabolism tubuh. Apalagi jika cacing tersebut memakan makanan yang kita makan sehari-hari. Akan tetap merasa lapar, padahal sudah makan banyak.Namun serat nutrisinya entah lari kemana. Biasanya sudah ditelan habis oleh cacing. Dalam kodok terkandung banyak cacing. Bagaimana pun memasaknya, cacing tersebut tetap hidup di dalam kodok. Untuk itulah pemerintah Australia memberitahukan masyarakatnya untuk tidak konsumsi kodok.

3. Rentan Penyakit Kanker

Adanya banyak kandungan residu yang membahayakan, dapat memicu tubuh anda untuk mudah terserang kanker. Sebab residu tersebut akan terakumulasi dalam tubuh kodok. Sangat berbahaya sekali jika masuk ke dalam tubuh. Salah satu resikonya adalah terkena kanker.

4. Rentan Terkena Gagal Ginjal

Karena seseorang yang hobi mengkonsumsi swie kee adalah peningkatan resiko gagal ginjal. Hal ini ditimbulkan karena kandungan residu serta biomagnifield yang terdapat dalam kodok yang masuk ke dalam tubuh. Otomatis yang pertama mengolah ketika ditemui racun masuk tubuh adalah ginjal. Jika anda terlalu hobi, akhirnya yang masuk sebagai racun di dalam tubuh semakin banyak.Kerja ginjal juga semakin kuat. Jika suatu hari ginjal sudah tak dapat untuk mengendalikan racun tersebut, akibatnya malah terkena gagal ginjal. Yakni dimana ginjal sudah tidak dapat berfungsi dengan semestinya untuk bekerja. Jika terus dilanjutkan bukan tidak mungkin akan mengakibatkan penyebab gagal ginjal yang akut.

Baca juga:  Manfaat Daging Domba Yang Luar Biasa Bagi Tubuh Dan Kesehatan

5. Banyak Mahzab Melarang dan Membolehkan

Pandangan halal dan haram suatu agama ini ditentukan oleh Al quran. Dijelaskan bahwa larangan ini ada karena tergolong makanan menjijikan atau najis. Sedangkan kita dilarang mengkonsumsi makanan yang menjijikan. Jika anda merasa jijik pada hewan ini, maka secara tidak langsung anda di haramkan. Sedangkan jika anda merasa tidak jijik, maka silahkan.

6. Membuat Pusing

Memakan daging kodok secara berlebihan dapat menimbulkan rasa pusing. Meskipun belum di akui secara klinis melalui penelitian, tetapi beberapa orang yang memakanya merasakan seperti itu. Gejala kepala sering pusing ini bisa menyebabkan penyakit lainnya yang lebih serius.

7. Mengganggu Kinerja Hati

Swie kee adalah salah satu makanan yang memiliki kandung cukup banyak protein hewani. Jika anda mengkonsumsi terlalu banyak, maka akan mengganggu sistem kerja metabolism tubuh. Akibatnya kerja hati juga ikut lambat. Bahkan bisa mungkin saja jika terus menerus mengkonsumsi daging kodok dapat menimbulkan gejala sirosis hati yang membahayakan.

8. Kurang Baik untuk Kesehatan Ginjal

Salah satu organ yang bekerja pada proses pembuangan dan pengolahan nutrisi tubuh yang tidak terpakai adalah ginjal. Jika meemakan daging kodok secara berlebihan, maka sistem metabolism dalam hati dapat melambat. Hasil dari hati tersebut, di buang zat-zat yang tidak berguna. Nah yang bertugas untuk membuang itulah kerja ginjal. Apabila ginjal terlalu banyak membuang protein yang tidak berguna, semakin buruk kerja ginjal kita.

Kata kunci:

Tags: