7 Cara Aman Mengobati Jerawat Selama Kehamilan

Mungkin pada saat ini Anda sedang menunggu saat-saat terindah dalam hidup Anda, yaitu melahirkan bayi Anda, si mungil yang sangat berharga! Ini merupakan sebuah pengalaman yang indah, tapi disamping itu juga membawa banyak perubahan internal maupun eksternal pada diri serta tubuh Anda. Perubahan eksternal yang tidak diinginkan adalah jerawat. Artikel GetaranSehat.com kali ini khusus kami tulis untuk semua calon ibu yang mungkin pada saat ini sedang mencari-cari alternatif pengobatan yang aman untuk menyingkirkan jerawat yang bermekaran di wajah cantik Anda selama masa kehamilan.

Jerawat yang biasa Anda lihat sebagai seorang remaja sangat jauh berbeda dengan jenis jerawat yang muncul saat hamil. Ada banyak perubahan hormonal dan fisik yang terjadi pada tubuh Anda selama periode-periode kehamilan. Efek samping dari perubahan hormonal itulah yang biasanya menyebabkan jerawat tumbuh di wajah Anda. Satu dari dua wanita mengalami berbagai tingkatan gangguan jerawat selama kehamilan. Ada yang mengalami jerawat ringan, sedangkan yang lainnya mengalami masalah yang jauh lebih kompleks. Mereka yang memiliki riwayat pernah berjerawat akan lebih rentan terkena gangguan jerawat selama periode kehamilan yang bahkan bisa berlanjut sampai masa-masa setelah melahirkan.

Dalam kondisi seperti ini, Anda biasanya akan mencari solusi yang sederhana namun aman untuk menyembuhkan jerawat Anda, karena tentunya Anda tidak ingin menyakiti bayi Anda dikarenakan berbagai efek samping yang mungkin saja timbul karena pola pengobatan yang sangat salah. Kami di sini akan berusaha membantu Anda dalam memperlancar perjalanan Anda sebagai calon ibu dengan cara memberikan informasi mengenai pengobatan alternatif untuk jerawat selama masa kehamilan.

Penyebab Jerawat Selama Masa Kehamilan

Perubahan hormon biasanya merupakan penyebab utama tumbuh dan berkembangnya jerawat selama masa kehamilan. Pada saat Anda masih remaja Anda akan mengalami beberapa ketidakseimbangan hormon yang mengakibatkan jerawat. Demikian pula disaat seorang wanita mulai mengandung bayi, dia akan mengalami perubahan hormonal, dan ini adalah penyebab jerawat. Progesteron dan estrogen adalah hormon utama yang bertanggung jawab untuk kondisi medis ini.

Baca juga:  Bahaya Buah Stroberi Bagi Kesehatan

Serangan jerawat biasanya akan terjadi pada trimester pertama yang biasanya akan hilang dengan sendirinya dalam trimester ketiga. Hal ini karena tubuh mengalami perubahan hormonal terbanyak pada trimester pertama. Jika Anda tidak terkena serangan jerawat pada trimester pertama kehamilan, maka sangat kecil peluang Anda untuk mendapatkannya di dua trimester berikutnya.

Jerawat pada wajah selama kehamilan benar-benar bisa membuat seorang wanita menjadi gila. Bagaimana tidak, sudah stres karena tubuh tiba-tiba berubah, eh malah muncul jerawat yang membuat wajah tidak lagi terlihat indah. Wanita yang memiliki riwayat pernah berjerawat biasanya akan menghadapi masalah ini dengan tenang dan membiarkannya berjalan secara alami. Beda halnya dengan yang belum pernah ada riwayat jerawat, sudah pasti akan kalang kabut kesana kemari mencari obatnya. Tenang saja, jerawat pada masa kehamilan adalah natural, tapi tetap harus diobati. Berikut ini akan kami ulas beberapa alternatif pengobatan yang bisa Anda coba untuk mengobati jerawat secara alami selama masa-masa kehamilan.

Obat Alami Untuk Menyembuhkan Jerawat Selama Kehamilan

1. Asam Glikolat

Anda membutuhkan Krim OTC dengan kandungan asam glikolat (10% atau kurang). Oleskan krim sesuai petunjuk yang ada pada kemasan. Gunakan setiap hari untuk hasil maksimal. Asam glikolat adalah exfoliant yang dapat menghilangkan lapisan sel kulit mati dan berminyak. Senyawa ini jika digunakan secara teratur maka akan menghasilkan permukaan kulit yang lembut dan halus.

2. Minyak Kelapa

Sediakan beberapa tetes minyak kelapa murni. Bersihkan kulit Anda dengan air bersih dan tepuk-tepuk lembut sampai kering. Kemudian pijat daerah yang ada jerawatnya dengan minyak kelapa selama sekitar satu menit. Biarkan selama satu malam. Ulangi rutinitas ini setiap malam sampai jerawat benar-benar hilang. Minyak kelapa memiliki khasiat antimikroba yang sudah terbukti sangat efektif melawan bakteri penyebab jerawat. Minyak kelapa juga kaya akan berbagai khasiat sebagai nutrisi untuk kulit.

3. Witch Hazel

Sediakan beberapa tetes Witch Hazel dan kapas. Teteskan witch hazel pada kapas dan usapkan dengan lembut di atas bagian kulit yang terkena jerawat. Ulangi dua kali sehari. Witch hazel memiliki kandungan zat alami yang dapat menyeimbangkan pH kulit dan mengatur produksi minyak. Rutin menggunakan witch hazel berkhasiat membuat pori-pori tidak tersumbat oleh minyak berlebih lagi dan tentu saja tidak akan pernah berkembang menjadi jerawat. Tanaman ini juga memiliki sifat antibakteri.

Baca juga:  Cara Mengobati Flu Burung Pada Ayam

4. Kunyit

Silahkan Anda siapkan 1/2 sendok teh kunyit dan air secukupnya. Bentuk kunyit menjadi pasta dengan cara mencampurnya dengan air kemudian oleskan pada jerawat. Biarkan selama sekitar satu jam dan kemudian bersihkan. Bisa juga dibiarkan semalaman. Lakukan ini setiap hari secara teratur. Kunyit adalah antiseptik alami dan juga merupakan agen penguat kompleks. Kunyit berkhasiat mengobati infeksi yang menyebabkan jerawat, disamping itu juga akan bekerja memperbaiki kualitas kulit dan teksturnya.

5. Lemon

Oleskan air perasan lemon pada jerawat, kemudian biarkan selama sekitar satu jam atau lebih. Bilas wajah Anda dengan air. Lakukan ini dua kali sehari dan setiap malam, sebelum tidur. Lemon terkenal sebagai obat anti jerawat yang alami, dan inilah alasan mengapa buah ini selalu digunakan pada hampir semua jenis obat jerawat. Lemon memiliki sifat antimikroba yang dapat mengembalikan keseimbangan pH kulit, sehingga dapat mengurangi jerawat secara efektif.

6. Lidah Buaya

Sediakan daun lidah buaya, iris-iris dan pindahkan getah cair seperti lendir yang keluar dari daun tersebut ke dalam sebuah wadah. Pada wajah yang sudah dibersihkan dengan air, oleskan getah ini dan pijatlah selama beberapa menit. Biarkan getah menempel selama setengah jam, kemudian bilas. Jika tidak terasa terlalu lengket, Anda bisa meninggalkan getah tersebut selama semalaman. Lakukan ini setiap malam, sebelum tidur. Tanaman lidah buaya adalah obat alami yang sudah terbukti khasiatnya selama bertahun-tahun untuk perawatan kulit dan rambut. Tanaman ini memberikan kombinasi nutrisi dan senyawa yang dapat mengencangkan kulit dan meremajakannya.

Baca juga:  Manfaat Dan Fakta Tentang Musang Yang Mistis

7. Minyak Esensial

Sediakan beberapa tetes minyak pohon teh, beberapa tetes minyak lavender dan beberapa tetes minyak kelapa murni atau bisa juga minyak zaitun. Buatlah campuran minyak esensial dengan campuran bahan-bahan alami tersebut. Oleskan hasil campuran ini pada jerawat dan biarkan semalam. Lakukan setiap malam. Minyak esensial seperti yang terkandung dalam minyak esensial lavender serta minyak pohon teh punya khasiat hebat dalam mengurangi jerawat dan bahkan bekas luka yang ditimbulkannya. Senyawa alami ini memiliki sifat antimikroba, antioksidan dan penyeimbang minyak.

Setiap orang memiliki jenis kulit yang berbeda, jadi apa yang bekerja untuk seseorang mungkin tidak sesuai untuk Anda. Jika Anda belum pernah menggunakan ramuan-ramuan alami yang kami sebutkan di halaman ini sebelumnya di kulit Anda, lakukan tes tempel sederhana di lengan bagian atas untuk menghilangkan keraguan tentang sensitivitas kulit Anda terhadap ramuan.

Berikut adalah beberapa tips untuk membantu mencegah jerawat selama kehamilan.

  • Jangan memecahkan atau menggaruk jerawat Anda
  • Jangan terlalu sering menyentuh wajah Anda
  • Gunakan pembersih dan pelembab yang sesuai dengan jenis kulit Anda
  • Bersihkan wajah Anda dua kali sehari, terutama setelah dari luar
  • Gunakan make-up secukupnya sahaja, jangan berlebih
  • Cuci rambut Anda secara teratur untuk menghindari minyak dan bakteri yang mungkin menempel di rambut Anda

Kasus serangan jerawat selama kehamilan adalah kasus yang ringan dan sangat jarang menjadi parah. Jadi Anda mungkin bahkan tidak perlu melakukan apapun karena secara perlahan jerawat-jerawat tersebut akan hilang dengan sendirinya. Gunakan pengobatan alami yang aman yang telah kami sebutkan di dalam artikel ini untuk mengobati jerawat selama masa kehamilan Anda. Namun, jika jerawat menjadi lebih parah, langsung konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan rekomendasi obat jerawat yang tepat.

Kami harap sekarang Anda tahu bagaimana cara mengobati jerawat selama kehamilan. Jika Anda memiliki tips lain yang berguna untuk ibu hamil, silahkan berbagi dan tulis cerita Anda di kolom komentar di bawah ini.

Tags: