Bahaya Daging Anjing Yang Sungguh Sangat Mengerikan

Anjing adalah binatang yang sering kita jumpai di sekitar lingkungan tempat kita tinggal, sering dimanfaatkan untuk menjaga rumah. Selain itu ada juga yang membudidayakan anjing untuk dikonsumsi, walaupun sebenarnya daging anjing sangat tidak dianjurkan dalam dunia kesehatan. Kebayakan orang tidak menyukai anjing karena jenis hewan yang satu ini terkenal jorok. Dalam Islam anjing adalah hewan najis dan dagingnya haram untuk dimakan.

Kali ini kita akan membahas mengenai efek samping daging anjing yang sangat berbahaya bagi tubuh dan kesehatan kita. Mari bersama-sama kita simak!

Ciri-Ciri Anjing

  • Memiliki hidung yang panjang
  • Memiliki kaki empat
  • Memiliki ekor
  • Memiliki telinga yang panjang dan tegak
  • Memiliki bulu seperti rambut manusia dengan berbagai warna
  • Memiliki gigi taring
Baca juga:  Manfaat Daging Rusa Yang Super Dahsyat Bagi Kesehatan Tubuh

Manfaat Daging Anjing

Bagi sebagian kecil masyarakat yang mengkonsumsi, daging anjing dipercaya memiliki banyak manfaat maupun khasiat walaupun sudah dibuktikan oleh banyak penelitian bahwa hal ini sangat salah dan tidak bisa dibuktikan. Adapun mitos mengenai manfaat daging anjing dan khasiat daging anjing yang selama ini banyak berkembang adalah:

  • Daging anjing dapat meningkatkan stamina yang loyo,
  • Meningkatkan tekanan darah,
  • Menghangatkan tubuh,
  • Meningkatkan libido atau gairah seksual,
  • Melancarkan peredaran darah,
  • Memperbaiki sumsum tulang belakang,
  • Memperbaiki nutrisi,
  • Mengembangkan jaringan tubuh,
  • Terhindar dari berbagai macam infeksi,
  • Meningatkan kekebalan tubuh.

Bahaya yang di timbulkan jika kita sering mengkonsumsi daging anjing yaitu adalah RABIES. Penyebab rabies disebabkan oleh virus lyssaviruses. Virus ini dapat menular pada manusia jika manusia mengkonsumsi daging atau tergigit oleh hewan yang memiliki penyakit rabies tersebut.

Baca juga:  7 Manfaat Dan Gizi Buah Salak Untuk Kesehatan

Gejala Seseorang Terkena Rabies

1. Stadium Prodormal (Permulaan)

Pada tahap ini paien tidak merasakan gejala yang serius,pasien hanya akan merasa mual,sakit kepala bahkan sampai muntah.

2. Stadium Sensoris (Rangsangan)

Pada gejala kedua paien akan merasa sering kesemutan pada luka (jika di gigit anjing)dan perasaan tidak menentu sering bedebar-debar.

3. Stadium Eksitasi (Gila)

Pada tahap ini pasien sudah terjangkit hal yang fatal dan sulit di sembuhkan karena virus sudah menyebar ke bagian saraf tubuh ciri-cirinya pasien suka menjerit-jerit,melompat-lompat,mengeluarkan liur .

4.Stadium Paralisis (Lumpuh)

Jika kondisi pasien tidak segera di obati maka otomatis virus akan sangat cepat berkembang pada tubuh pasien tersebut dan yang fatalnya lagi bisa menyebabkan kelumpuhan pada pasien.jika pasien sudah lumpuh maka hanya sedikit harapan bisa bertahan hidup.

Baca juga:  Manfaat Dan Fakta Tentang Musang Yang Mistis

Cara Penjegahan Rabies

— Pemberian Vaksinasi

Penularan rabies dapat kita cegah melalui vaksinasi. Vaksinasi secara terus-menerus biasanya hanya diberikan pada mereka yang dalam pekerjaannya sering berinteraksi dengan hewan sehingga berpotensi tinggi untuk terjangkit,contohnya adalah dokter hewan dan pengurus kebun binatang.

Kata kunci:

Tags: